Tutorial Desain Grafis Coreldraw dan Adobe Photoshop

Sunday, 16 November 2014

Mengenal warna dalam Design Graphic

Mengenal warna dalam Design Graphic


     Seorang Designer pastinya sudah memiliki dalam mencocokan warna yang dia butuhkan dalam mendesain suatu karyanya. Warna adalah spektrum tertentu yang terdapat di dalam suatu cahaya sempurna (berwarna putih). Indentitas suatu warna ditentukan panjang gelombang cahaya tersebut. Sebagai contoh warna biru memiliki panjang gelombang 460 nanometer.

    Panjang gelombang yang masih bisa ditangkap mata manusia berkisar antara 380-780 nanometer. Dalam perlatan optis, warna juga bisa berarti interprestasi otak terhadap campuran tiga warna primer cahaya: merah, hijau, biru yang digabungkan dalam komposisi tertentu. Misalnya campuran 100% merah, 0% hijau, dan 100% biru akan menghasilkan interprestasi warna magenta.

     Dalam seni rupa, warna bisa berarti pantulan tertentu dari cahaya yang dipengaruhi oleh pig men yang terdapat di permukaan benda. Misalnya pencampuran pigmen magenta dan cyan dengan proporsi tepat dan disinari cahaya putih sempurna akan menghasilkan sensasi mirip warna merah.

      Setiap warna mampu memberikan kesan dan identitas tertentu sesuai kondisi sosial pengamatnya. Misalnya warna putih akan memberi kesan suci dan dan dingin di daerah barat, karena berasosiasi dengan salju. Sementara di kebanyakan negara Timur warna putih memberi kesan kematian dan sangat menakutkan karena berasosiasi dengan kain kafan (meski secara teoristis sebenarnya putih bukanlah warna).

       Di dalam ilmu warna, hitam dianggap sebagai ketidak hadiran seluruh jenis gelombang warna. Sementara putih dianggap sebagai representasi kehadiran seluruh gelombang warna dengan proporsi seimbang. Secara ilmia, kedua bukanlah warna, meskipun bisa dihadirkan dalam bentuk pigmen.

0 komentar:

Post a Comment

Pleace Commen yaaa,,,,!!!

Footer 1

Footer Text

Copyright © Medan Lapasila | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com